Cerita Hijrah

Bunga, riba & drakula

BUNGA
(bukan nama sebenarnya)
~
Apa yang terlintas di pikiran Rekan2 ketika mendengar kata ‘Bunga’?
.
Kalo Nopan nih duluuu, yang langsung terbayang adalah bahwa Bunga punya warna2 yang cerah, yang jenis warna dan kecerahannya pun beraneka ragam, yang biasanya dengan kecerahannya memang berfungsi untuk memikat Hewan agar membantu penyerbukan demi keuntungan Bunga itu sendiri..
.
Selain warna dan kecerahannya, Bunga juga memiliki aroma yang bisa sangat memikat, berbeda Bunga maka berbeda pula aromanya, sehingga menarik makhluk hidup disekelilingnya yang suka akan aroma manisnya untuk mendekat dan mencicipi.. karena, gak ada satupun Hewan yang akan menganggap bahwa aroma manis itu kemungkinannya adalah “Racun”..
~
Tapi sayang.. Bunga yang Nopan maksud bukan nama Bunga yang sebenarnya..
.
Akhir2 ini, (emang pada dasarnya gak ada kerjaan aja nih kali Gue sebenernya ya hahahaha) kadang saat berbaring kayak malam ini nih, suka terpikir : “Kenapa sih para Pelaku Riba terdahulu menamai sesuatu yang identik dengan Riba dengan nama Bunga?? Awalnya siapa sih yang dengan sok ‘imoet’nya kasih ganti nama Riba dengan Bunga??.. (sengaja gak googling juga lah kenapa itu nama Riba bisa dianonimkan dan disebut dengan Bunga, gak penting juga tuk digali informasinya malam2 kayak gini hehehe)..
.
Karena bagi Nopan pribadi nih, kata “Bunga” itu kesannya terlalu indah, terlalu manis, sesuatu yang menyenangkan, mesra, romantis, bahkan belum pegang aja udah bisa senyum2 sendiri kalo mau dapat bunga (hmm lebay hehehe)..
Coba, siapa yang tidak mau diberi Bunga?? Bahkan dimalam hari kayak gini, apalagi yang kasih bunga orangnya cantik, ganteng, wangi, berdasi pula hahahaha dari imajinasinya aja kayaknya pasti semua orang suka kan diberi Bunga?..
.
Sayangnya nih penghalusan nama ini dilakukan untuk menyamarkan Riba yang terlarang dalam Agama, andai nih ya, misalkan aja disebutkan nama aslinya, mungkin gak ada orang pergi ke Bank untuk menabung atau melakukan pinjaman dana..
.
Coba Kita bayangkan saja, jika ada seorang Pegawai Bank walau sedemikian cantik atau gantengnya pun dia, lalu menjelaskan kepada Nasabahnya ;
“Pak, ini Riba pada tabungan Bapak sekian % lho perbulan, besar banget kan pak Ribanya? Sebulan aja berapa besar Bapak dan keluarga Bapak dapat Riba-nya, bisa buat jalan2 setiap minggu bahkan tanpa harus Bapak ambil tabungan pokoknya lhoo, asalkan Bapak minimal nabung sekian yaa agar bisa dapat Riba sekian %..”
atau ; “Bapak, ini Riba dari pinjaman bapak hanya sekian % lho Pak setahun, kecil bangeet kaan? ini promo Riba hanya bulan ini saja, dan prioritas untuk nasabah2 seperti Bapak, coba dimana lagi bapak dapat Riba pinjaman sekecil ini..”
Besoknya nih, setelah Pegawai Bank dengan semangatnya menjelaskan, mungkin Nasabah2 akan langsung menutup semua rekening dan menutup semua transaksi di Bank manapun karena takut akan Azab dari perkara Riba, kelak di akhirat..
.
Terkadang nih, kalo lagi pikiran berkelana kayak gini, suka berimajinasi, andai saja Gue dikasih kesempatan tuk memberikan nama alias selain *”Bunga”*, walau tetap bukan dengan nama *”Riba”*, maka Gue akan kasih nama *”Drakula”*..
(hahahha gak jelas, yaa sudahlah, udah terlalu malam juga tuk berkhayal)..
~
Ya Allah, semoga Kita dijauhkan dari prilaku yang disadari ataupun tidak, menyamarkan sesuatu yang haq dengan yang bathil, terlebih bagi Mereka yang berilmu, karena sebenarnya sudah sangat jelas mana yang haq dan yang bathil dalam agama Kita..
.
Semoga dengan semakin banyaknya Komunitas2 Anti Riba dan Ustadz2 yang membahas ngerinya azab Riba, maka semakin banyak pula Keluarga, Saudara, Tetangga, Teman dan Sahabat Kita, terlebih bagi yang muslim, yang tau akan bahayanya Riba dan menjauhinya.. sehingga Negeri Kita dapat terlepas dari Murka-NYA..
Wassalam..
~~~
*Nopan, diantara ‘Bunga, Riba & Dracula’..*

langitmerah
member of XBANK INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *