Cerita Hijrah

Perjalanan hijrahku

disalin dari grup XBANK INDONESIA

BANYAK HIKMAH DALAM PERJALANAN HIJRAHKU

Allahuakbar..!!

Alhamdulillah banyak yang sudah hijrah memang ini dirasa sangat berat…
Tapi… Istiqomah lebih berat lagiii… karena jujur dulu sebelum suami hijrah dari pekerjaan riba pikiran sudah merancang rancang apa yg akan dilakukan.

Masuk grup ini itu..mencari jalan keluar apa kira kira untuk usaha yang bisa menopang hidup.
Berhari hari pikiran dipenuhi rencana rencana plus kasih dorongan suami untuk hijrah.

Setiap bertanya… Kalau sudah hijrah.. masih ada hutang .. belum dapat kerja… Gimana solusinya?

Jawaban tidak ada yg memuaskan pada saat itu di grup grup tertentu selalu saja ada yg marah ketika pertanyaaan itu dijawab dengan jawaban “mendekatlah kepada Allah sang Maha Kaya..yg Maha memberi rezeki”

Membaca jawaban yg seperti itu rasanya memang ‘ahhh..itu jawaban klise. Jawaban yang g mau repot.. mikir…’ Beneraaaan…saya mikirnya begitu.

Hari hari disibukkan dengan mencari jawaban..peluang..jalan keluar..
Sampai akhirnya saya tersentil oleh ucapan “percaya sama Allah atau sama orang?” (Saya lupa itu ucapan siapa)

Akhirnya saya pun stop bertanya..tapi terus membaca di komunitas dan grup
Kemudian saya mulai mempertanyakan keTauhidan saya.
Apakah memang saya tidak percaya Yang Maha Kaya… Problem Solver?
Apakah selama ini yang saya ketahui hanya sebatas jargon bagi saya?
Menangis dan penyesalan yang amat sangat bagi saya akhirnya. Seakan akan runtuh langit keatas kepala.

Saya merasa sangat bodooooh…berdosaaa besaaar…

Akhirnya saya panggil terus Allah dalam setiap ingatan…dalam setiap gerakan… Saya minta ampun..

Selesaikah? Beluuum….

Perlu waktu lama buat saya untuk meyakinkan diri..
Hingga suatu saat…entah bagaimana caranya…keyakinan itu muncul.
Susah bagi saya menjabarkan nya..hanya saja tiba tiba hati saya diliputi keyakinan bahwa Allah itu baiiiik
Sangaaat baik…

Allah pemegang kendali dan tiba tiba saja saya percaya..yakin seyakin-yakinnya bahwa Allah akan berikan apa yang saya butuhkan.

Akhirnya petualangan baru dimulai…
saya yang awalnya dekat dengan segala bentuk rumus..kemudian bekerja… kemudian menjadi terapis … Akhirnya mempelajari beberapa herbal.. kemudian tiba tiba saja saya berpikir mengenai berjualan susu. Yang terwujud 4 tahun kemudian..

Akhirnya saya menyadari bahwa Allah telah memberi solusi kepada saya tanpa hal hal yang terpikir oleh saya :

1. Saya dan suami melakukan A B C D.. sebagai bentuk penggemblengan
Juga menebar jaringan

2. Kami dicukupkan kebutuhannya dengan cara hilangnya keinginan untuk melakukan kesenangan dalam bentuk Travelling bersama sama teman teman. Hilangnya keinginan berbelanja yang g perlu, hilangnya keinginan untuk ke mall kalau bener bener tidak perlu, hilangnya keinginan untuk selalu jajan memenuhi keinginan sehingga kami bisa hemat

3. Saya di beri suami yang akhirnya mengerti dan support kegiatan saya.

4. Kami diberi anak anak.yang sangat mengerti keadaan dan mereka tidak minta yang aneh aneh. Mereka bergembira, bahkan mendorong ayahnya untuk hijrah dari riba

5. Kami diberi orang tua yang sakit sehingga membuat kami berpeluang untuk banyak berbakti..banyak mendapat ladang amal

6. Kami diberi jalan untuk bisa berkenalan dengan orang orang yang ternyata merupakan jalan bagi kami untuk majukan usaha kami termasuk teman teman dalam grup ini .. juga komunitas komunitas lainnya

7. Setiap ada keinginan kami ..Allah selalu berikan jalan. Selalu ada kesempatan

8. Allah buka hati kami untuk selalu positif dan mengambil sisi.baik… dalam setiap situasi, Saling mengingatkan … Saling memberikan dorongan..

Ya Rabbi masih banyak point point kenikmatan yang g akan selesai kami tulis.
Sangaaat banyak… Kami ga mampu menghitung, menulis.. semua menari nari dijari.. kata kata berbaris dikepala

Allahuakbar

Satu hal…yang bagi saya sangat membekas ..terasa..dulu ketika suami masih bekerja.. ketika saya meminta keperluan untuk membeli pakaian..selalu suami beralasan..tunggu yaaa…

Untuk belanja keperluan rumah tangga pun saya masih mengandalkan usaha dagang saya.

Tapi sekarang… Ketika kami hijrah.. meninggalkan riba… Keperluan saya terpenuhi….
Uang dagang saya Alhamdulilah tidak terganggu… Utuh…dan beberapa kali amplop dagang saya tersimpan tanpa dibuka

Apakah saya sudah kaya?
Tidak…

Rumah saya masih kontrak
Mobil saya sudah lewat 7 tahun
Saya tidak punya Asset
Tapi saya punya Anak yang Masyaa Allah selalu bekerja sama..
Tapi Saya punya sahabat yang mengontrakkan rumah kesaya..dan dia minta dibayar perbulan… Padahal saya minta per 6 bulan..
Tapi saya punya orang tua yang mengerti hijrah suami dan saya..
Tapi saya punya temen temen sekalian… Yang support saya

Dan yang terpenting Allah cukupkan saya

لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّه

اَللّهُ اَكْبَرُ
(Adelina Syarif – XBANK PEKANBARU)

langitmerah
member of XBANK INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *